Bekasi, 23 Juli 2026 – Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984, telah ditetapkan bahwa Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap tanggal 23 Juli. Peringatan Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa dalam menjamin terpenuhinya hak-hak anak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Sebagai bentuk komitmen dalam mengingatkan seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya menempatkan anak sebagai individu yang berharga, yang perlu didengar pendapatnya, dipenuhi hak-haknya, serta dilindungi demi membangun masa depan bangsa Indonesia, maka Tema Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 adalah : “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dengan tagline : #SayangAnakSayangIndonesia

Salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026 adalah Festival Budaya Anak yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kementerian PPPA RI) pada Kamis, 23 Juli 2026, bertempat di Makara Art Center, Universitas Indonesia, Depok.
Festival Budaya Anak menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan pelestarian budaya, di antaranya pertunjukan musik kolintang, rapling Bendera Hari Anak Nasional, penyampaian Suara Anak Indonesia (SAI), sarasehan budaya, pagelaran wayang kulit oleh dalang cilik, permainan tradisional, serta berbagai pertunjukan seni budaya Nusantara.

Pada kesempatan tersebut, Global Persada Mandiri (GPM) School Bekasi mengirimkan 10 orang perwakilan siswa-siswi dari jenjang SMP, SMA, dan SMK untuk mengikuti kegiatan tersebut, yaitu:
- Hancent – SMP Kelas IX Newton
- Givent Anderson – SMP Kelas IX Pythagoras
- Fransiska – SMP Kelas IX Pascal
- Olethea Clarisa – SMA Kelas XII IPS
- Florencia Chin – SMA Kelas X-2
- Brigitta Alysa Wijaya – SMA Kelas XI IPA
- Alfito Leonar – SMK Kelas XI Animasi
- Audrey Paramitha – SMK Kelas XI Desain Komunikasi Visual (DKV)
- Anggela Noel Gautama – SMK Kelas X
- Metta Puspita Rini – SMK Kelas X
Kegiatan Festival Budaya Anak Tahun 2026 dihadiri langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ibu Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., serta Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ibu Veronica Tan.
Dalam sambutannya, pemerintah kembali menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang anak agar mampu menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta disuguhkan dengan berbagai penampilan budaya yang memukau, di antaranya Pertunjukan Musik Kolintang Anak oleh Grup Kolintang Nawasena, pemutaran video Rapling Segara dan Rinjani, penyampaian Suara Anak Indonesia oleh Forum Anak, persembahan Tari Tradisi Papua, pagelaran wayang kulit oleh dalang cilik, hingga berbagai permainan tradisional yang mengajak anak-anak untuk mencintai budaya Indonesia.
Dalam kegiatan ini, perwakilan siswa-siswi GPM School juga mendapatkan pendampingan dari Kementerian Agama Kota Bekasi, yaitu:
- Bapak Eddwin, S.Kom. selaku Penyelenggara Buddha Kota Bekasi.
- Ibu Sri Mulyati, S.Ag. selaku Penyuluh Agama Buddha Kota Bekasi.
- Bapak Ganies Esa Manura, S.I.Kom. selaku Penyuluh Agama Hindu Kota Bekasi.

Selain itu, para peserta dari GPM School turut didampingi oleh Guru Agama Buddha Global Persada Mandiri, Bapak Sunoto, S.Ag., selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Keikutsertaan siswa-siswi GPM School dalam Festival Budaya Anak memberikan pengalaman yang sangat berharga. Selain memperoleh wawasan mengenai pentingnya pelestarian budaya Indonesia, para peserta juga belajar tentang hak-hak anak, keberagaman budaya Nusantara, serta nilai-nilai kebersamaan dan toleransi.


Salah satu momen yang paling berkesan bagi para siswa adalah kesempatan untuk berfoto bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ibu Veronica Tan. Momen tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan sekaligus menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berprestasi, mencintai budaya bangsa, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan positif di tingkat nasional.
Partisipasi GPM School dalam peringatan Hari Anak Nasional Ke-42 Tahun 2026 merupakan wujud nyata komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan karakter peserta didik, menanamkan rasa cinta tanah air, menghargai keberagaman budaya Indonesia, serta mempersiapkan generasi muda yang berakhlak mulia, kreatif, dan siap menjadi pemimpin masa depan Indonesia.
