GPM School
GPM School
Belajar Teknologi Digital, Siswa SMK Global Persada Mandiri Bekasi Kunjungi Indosat MX Center

Bekasi, — Dalam rangka memperkuat pemahaman siswa terhadap perkembangan teknologi dan industri digital, SMK Global Persada Mandiri melaksanakan Kunjungan Industri ke Indosat Marvelous Xperience (MX) Center yang berlokasi di Jl. Medan Merdeka Barat No. 21, Jakarta Pusat 10110. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XI Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Animasi sebagai bagian dari pembelajaran berbasis industri.

Indosat MX Center dikenal sebagai fasilitas inovatif yang menghadirkan pengalaman teknologi terdepan, dengan mengintegrasikan berbagai solusi digital untuk menjawab tantangan besar yang dihadapi bangsa. Melalui kolaborasi dengan para pemimpin teknologi global, pusat ini berperan sebagai katalisator dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, siswa mendapatkan pemahaman langsung mengenai bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk menciptakan solusi nyata, baik untuk individu, bisnis, maupun skala nasional. Pendekatan yang dihadirkan bersifat personal dan strategis, membuka wawasan siswa tentang pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem digital yang berkelanjutan.

Salah satu sesi utama dalam kegiatan ini adalah sharing session bertajuk “Dari Ide Jadi Karya”, di mana siswa diajak memahami proses kreatif hingga eksekusi dalam dunia industri. Sesi ini memberikan gambaran nyata bahwa sebuah ide tidak berhenti pada konsep, tetapi harus melalui proses pengembangan, validasi, hingga menjadi produk yang memiliki nilai dan dampak.

Selain itu, siswa juga berkesempatan untuk melakukan tur fasilitas dan melihat secara langsung berbagai teknologi yang digunakan di MX Center. Pengalaman ini memberikan perspektif baru tentang standar industri, inovasi teknologi, serta peluang karier di bidang digital yang semakin luas.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran di SMK Global Persada Mandiri tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman langsung yang relevan dengan kebutuhan industri. Siswa didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi kreator yang mampu menghasilkan karya dan solusi.

Dengan semakin pesatnya transformasi digital di Indonesia, kebutuhan akan talenta yang adaptif, kreatif, dan siap kerja menjadi semakin penting. Melalui kegiatan ini, SMK Global Persada Mandiri menegaskan perannya sebagai sekolah vokasi yang menyiapkan siswa untuk terjun langsung ke dunia industri dengan kompetensi yang terukur dan relevan.

Karena di dunia digital hari ini, ide saja tidak cukup—yang dibutuhkan adalah kemampuan untuk mewujudkannya menjadi karya nyata.

Industri Kreatif Butuh Talenta, Siswa SMK Global Persada Mandiri Belajar Langsung ke Kementerian

Bekasi – SMK Global Persada Mandiri melaksanakan kegiatan Kunjungan Industri ke Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif yang berlokasi di Autograph Tower Thamrin Nine, Lantai 33, Jl. M.H. Thamrin No.10, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XI dari Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Animasi sebagai bagian dari upaya penguatan wawasan industri dan kesiapan kerja sejak dini.

Kunjungan ini menjadi momen strategis bagi para siswa untuk memahami secara langsung perkembangan industri kreatif di Indonesia yang saat ini tumbuh pesat. Dalam sesi pemaparan dan diskusi, siswa mendapatkan gambaran nyata mengenai peluang karier di berbagai subsektor, seperti desain, animasi, konten digital, hingga branding untuk bisnis dan UMKM.

Perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif menyampaikan bahwa sektor ekonomi kreatif bukan lagi sekadar tren, melainkan telah menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Industri ini dinilai mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, mendorong lahirnya wirausaha baru, serta membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

Namun demikian, terdapat penekanan penting yang disampaikan kepada para siswa. Dunia industri saat ini tidak hanya mencari individu yang memiliki kemampuan dasar, tetapi lebih kepada talenta yang benar-benar siap kerja—memiliki kesiapan mental, kemampuan beradaptasi, keterampilan kolaborasi, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh wawasan, tetapi juga motivasi untuk mempersiapkan diri lebih matang dalam menghadapi dunia kerja. SMK Global Persada Mandiri sendiri terus berkomitmen untuk menghadirkan proses pembelajaran berbasis praktik, penguatan portofolio, serta konektivitas dengan dunia industri sebagai bagian dari pendidikan vokasi yang relevan.

Kunjungan industri ini menjadi salah satu langkah konkret sekolah dalam menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi siswa. Dengan demikian, lulusan tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga memiliki daya saing yang tinggi di dunia profesional.

Seiring dengan pesatnya pertumbuhan industri kreatif di Indonesia, kebutuhan akan talenta-talenta baru pun semakin meningkat. Hal ini membuka peluang besar bagi generasi muda, khususnya siswa SMK, untuk mengambil peran aktif dalam ekosistem industri kreatif di masa depan.

SMK Global Persada Mandiri percaya bahwa pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi tentang kesiapan untuk berkontribusi dan berkembang di dunia nyata.

Campus Visit; Exploring CCIT Universitas Indonesia.

Bekasi, 21 Februari 2025 – Pada Jumat, 21 Februari 2025, siswa/i kelas 12 SMA Global Persada Mandiri berkesempatan untuk melakukan kunjungan kampus yang sangat berharga ke CCIT UI. Kunjungan ini bukan sekadar acara biasa, melainkan sebuah pengalaman yang bisa mengubah pandangan mereka terhadap dunia perkuliahan dan masa depan yang lebih cerah.

Setibanya di CCIT UI, para siswa disambut hangat oleh civitas akademik yang siap membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka. Kegiatan diawali dengan campus tour, di mana siswa/i diajak berkeliling melihat fasilitas-fasilitas yang ada, mulai dari ruang kelas yang modern, laboratorium canggih, hingga ruang diskusi yang nyaman. Antusiasme para siswa terlihat jelas; mereka saling berbisik, berdiskusi, dan mengamati setiap sudut kampus dengan penuh rasa ingin tahu.

Setelah tour selesai, sesi pemaparan materi pun dimulai. Di sini, para siswa mendapatkan penjelasan mendalam mengenai program-program yang ditawarkan oleh CCIT UI. Materi yang disampaikan tidak hanya mencakup kurikulum akademik, tetapi juga bagaimana cara program tersebut dapat mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Para pengajar menjelaskan pentingnya keterampilan teknis dan soft skills dalam menghadapi revolusi industri 5.0, sebuah era di mana teknologi menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari.

Sungguh menarik melihat bagaimana siswa/i berinteraksi aktif dengan para pembicara. Mereka tidak ragu untuk bertanya, menggali informasi lebih dalam, dan bahkan berbagi pandangan tentang apa yang mereka harapkan dari pendidikan tinggi mereka. Diskusi yang terjadi sangat hidup dan menunjukkan bahwa mereka sudah mulai memikirkan langkah-langkah ke depan yang akan diambil setelah lulus dari SMA.

Kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi siswa/i. Selain mengenal lebih dalam dunia perkuliahan dan program di CCIT UI, mereka juga mendapatkan wawasan baru terkait pilihan studi dan prospek karier di masa depan. Melalui interaksi ini, siswa/i diharapkan dapat menumbuhkan motivasi untuk meraih pendidikan tinggi, serta merasakan langsung atmosfer kampus yang berbeda dari sekolah menengah mereka. Hal ini sangat penting dalam mempersiapkan transisi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Lebih dari itu, kunjungan ini menyadarkan siswa/i bahwa kita sudah memasuki revolusi industri 5.0, di mana segala sesuatunya semakin terintegrasi dengan teknologi. Kesempatan untuk belajar langsung tentang hal ini, serta bagaimana CCIT UI mempersiapkan mahasiswanya untuk menghadapi tantangan tersebut, memberikan perspektif baru bagi mereka.

Dengan semua pengalaman berharga yang didapat selama kunjungan ini, diharapkan para siswa/i dapat mengambil langkah yang tepat dalam menentukan pilihan studi mereka. Semoga pengalaman ini menjadi bekal yang tidak ternilai bagi mereka dalam menatap masa depan yang penuh dengan peluang dan tantangan. Sebuah perjalanan baru menuju pendidikan tinggi telah dimulai, dan SMA Global Persada Mandiri bangga dapat menjadi bagian dari langkah awal tersebut.

SMA Global Persada Mandiri Adakan Kegiatan Local Immersion; Pembelajaran, Pengabdian dan Kebersyukuran

Bekasi, 26 Februari 2025 –Pada tanggal 10 hingga 13 Februari 2025, SMA Global Persada mandiri menyelenggarakan program tahunan di lereng gunung Sindoro yaitu di Desa Buntu, Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah. Program ini melibatkan siswa-siswi kelas X dan XI. Program Local Immersion merupakan salah satu inisiasi sekolah sebagai bagian dari upaya untuk membentuk karakter siswa-siswi tentang pembelajaran, pengabdian, dan kebersyukuran. Seluruh biaya program ini ditanggung oleh sekolah sehingga siswa-siswi dapat berpartisipasi tanpa kendala finansial.

Dewan guru dan siswa-siswi SMA Global Persada Mandiri

Siswa-siswi berpartisipasi penuh dalam berbagai kegiatan selama di Desa Buntu. Beberapa diantaranya adalah mengajar di SDN 1 Buntu, mendokumentasikan keindahan alam Desa Buntu, Wonosobo, berbagi dengan Masyarakat melalui kegiatan bantuan sosial berupa sembako, serta mengeksplorasi Desa Buntu melalui kegiatan edukatif dan interaktif. Siswa-siswi juga berpartisipasi dalam kegiatan pertanian dengan memetik hasil panen, melakukan tadabur alam untuk meningkatkan rasa syukur terhadap keindahan alam sekitar, serta mengikuti kegiatan keagamaan diberbagai tempat ibadah sesuai dengan keberagaman agama siswa-siswi.

Kegiatan bantuan sosial berupa sembako

Selama empat hari, siswa-siswi SMA Global Persada Mandiri mendapatkan pengalaman dan pembelajaran yang berharga, dengan menambah wawasan dan keterampilan dalam pengolahan produk khas Desa Buntu, Wonosobo, seperti pengolahan kopi, cangcori, carica, tempe kemul, klepon, keriping kentang, dan keripik pisang. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X yang telah dibagi menjadi beberapa kelompok. Mereka didampingi langsung oleh masyarakat sekitar dalam proses pengolahan dengan mengunjungi langsung tempat tinggal masyarakat yang memang konsen dalam pembuatan produk-produk tersebut. Melalui kegiatan ini, siswa-siswi diharapkan mempu menambah wawasan dan keterampilan serta dinamika kehidupan masyarakat secara langsung.

Photo Bersama Dewan Guru dan Siswa-Siswi SMA GPM dengan Siswa-Siswi SDN 1 Buntu
Siswa dan Siswi SMA GPM Mengajar di SDN 1 Buntu
Dewan guru SMA Global Persada Mandiri dan Dewan Guru SDN 1 Buntu
Siswa-Siswi SDN 1 Buntu Berphoto Bersama Mr. Abet (Native Speaker SMA Global Persada Mandiri
Proses pembuatan olahan khas Wonosobo
Olahan tangan Masyarakat Desa Buntu

Salah satu siswi SMA Global Persada Mandiri, Shafa, kelas X, memberikan keterangan tentang pengalamannya selama mengikuti kegiatan Local Immersion ini, ia mengatakan bahwa salah satu momen paling berkesan baginya adalah saat pentas seni di SDN 1 Buntu, di mana ia tampil untuk pertama kalinya di depan anak-anak SD dan mendapatkan apresisasi dari mereka. Shafa juga menyampaikan bahwa Masyarakat di Desa Buntu memiliki tolerasi yang sangat tinggi terhadap keberagaman agama dan hal tersebut penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bagi siswa-siswi SMA Global Persada Mandiri.

Kehidupan Masyarakat di Desa Buntu sangat bervariatif dari segi agama dan budaya, sehingga hal tersebut menjadi pembelajaran berharga bagi siswa-siswi tentang keberagaman dan toleransi. Di desa ini, masyarakat hidup berdampingan dengan penuh harmoni, terlepas dari perbedaan keyakinan yang dianut.

Desa Buntu yang berada di jalur wisata Dieng ini juga menggambarkan indahnya toleransi. Sebanyak 903 kepala keluarga (KK) yang hidup di desa ini memeluk empat keyakinan yang berbeda. Empat keyakinan itu antara lain Islam, Kristen, Katolik dan Buddha. Dari empat agama tersebut, tiga di antaranya memiliki rumah ibadah yang hanya berjarak 80 – 100 meter saja. (https://www.detik.com/jateng/wisata/d-7093399/damainya-desa-di-lereng-sindoro-wonosobo-bergandengan-dalam-4-keyakinan)

Semangat toleransi ini telah menjadi warisan turun-temurun, membentuk karakter masyarakat yang terbuka dan menghargai perbedaan. Desa Buntu bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga laboratorium sosial yang mengajarkan nilai-nilai kebhinekaan dan harmoni dalam perbedaan.

Kegiatan keagamaan Islam
Kegiatan keagamaan Kristen
Kegiatan keagamaan Budha

Sementara itu, Grace, siswi kelas XI yang pada tahun ini merupakan tahun terakhir ia bisa mengikuti kegiatan Local Immersion memberikan masukan untuk kegiatan di tahun mendatang, bahwa kedepannya kegiatan Local Immersion diharapkan dapat lebih bervariasi dengan menambahkan kunjungan ke beberapa destinasi wisata edukatif, seperti Dieng dan Candi. Grace berpendapat bahwa penambahan kegiatan tersebut akan memperkaya wawasan siswa-siswi dan memberikan kesempatan lebih luas untuk mempelajari budaya serta alam Indonesia. Selain itu, panitia sekaligus dewan guru juga berkomitmen untuk terus memperbaiki program ini dengan menambah berbagai kegiatan edukatif dan interaktif. Harapannya, program ini tidak hanya efektif dalam membentuk karaktek siswa-siswi SMA Global Persada Mandiri, tetapi juga menjadi agenda tahunan yang menghadirkan kesempatan dan pengalaman belajar yang lebih santai dan menyenangkan, serta menumbuhkan kesadaran sosial bagi siswa-siswi.

Anak-Anak KBTK Global Persada Mandiri dapatkan Pengalaman Edukatif Yang Bermanfaat Melalui Field Study  ke Ocean Dream Ancol

KBTK GPM, 15 Mei 2024 –Ocean Dream Ancol Menjadi Pengalaman Edukatif yang Bermanfaat bagi Anak Usia Dini Yang merupakan Kegiatan Tahunan KBTK Global Persada Mandiri ini dimana para Siswa dan Siswi diajarkan untuk belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas. Anak-anak juga bisa belajar dari lingkungan sekitar mereka, termasuk dari alam. Itulah yang dilakukan oleh sekelompok anak usia dini yang melakukan field study ke Ocean Dream Ancol. Kegiatan ini memberikan pengalaman edukatif yang sangat bermanfaat bagi perkembangan anak.

Dengan mengunjungi Ocean Dream Ancol, anak-anak memiliki kesempatan untuk belajar tentang kehidupan laut secara langsung. Mereka dapat mengamati berbagai jenis ikan dan mamalia laut, serta memahami ekosistem laut dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Dengan begitu, anak-anak tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang dapat memperkaya pengetahuan mereka.

Baca juga :

KB-TK Global Persada Mandiri: Mengajarkan Anak-anak Tentang Persaudaraan dan Toleransi Melalui Kegiatan P5

Sebagian besar org tua KBTK GPM bercerita kalau setiap murid dari mulai Bangun pagi sampai berangkat ke sekolah sangat antusias untuk keg Fieldtrip. Anak-anak TK sangat bersemangat untuk naik bus besar dan sangat menikmati perjalanan menuju Ocean Dream Samudra di Ancol untuk field trip. Mereka melihat pertunjukan singa laut ceria menari dan melompat-lompat di atas air dan menyaksikan atraksi menarik lainnya dari penyelam dan putri duyung.

Selain itu, kunjungan ini juga dapat merangsang rasa ingin tahu dan kecintaan anak terhadap alam. Melalui kegiatan ini, anak-anak dapat melihat keindahan dan keajaiban laut yang mungkin belum pernah mereka lihat sebelumnya. Hal ini dapat memperkuat rasa kepedulian mereka terhadap lingkungan sekitar dan mengajarkan mereka untuk menjaga kelestarian alam.

Selain itu, kegiatan ini juga melatih keterampilan sosial anak-anak. Dengan berinteraksi dengan teman sebaya dan lingkungan baru, anak-anak dapat belajar untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan memecahkan masalah bersama. Ini adalah pelajaran yang sangat penting bagi perkembangan sosial mereka di masa depan.

Tentu saja, kegiatan field study ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa bimbingan yang tepat dari guru dan pendamping. Dengan didampingi oleh guru dan pendamping yang baik, anak-anak dapat belajar dengan lebih efektif dan aman. Selain itu, kehadiran guru dan pendamping juga menjadikan kegiatan ini lebih menyenangkan dan berkesan bagi anak-anak.

Tidak heran jika kegiatan field trip Yang merupakan Agenda Kegiatan Tahunan KBTK Global Persada Mandiri ini sangat menyenangkan bagi anak-anak. Mereka datang dengan semangat dan bahkan ada yang datang lebih pagi karena tidak sabar untuk melakukan field trip. Mereka sangat antusias untuk melihat dan mengetahui dunia laut hari ini. Bahkan mereka juga berbaris dengan tertib dan mematuhi aturan atau komando yang diberikan oleh guru dan pendamping.

Dengan adanya kegiatan field trip seperti ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan yang berharga, tetapi juga kenangan yang tak terlupakan. Selain itu, kegiatan ini juga dapat memperkuat hubungan antara guru dan anak, serta antar sesama teman. Sehingga, tidak hanya menjadi momen pembelajaran yang efektif tetapi juga mempererat tali persahabatan di antara mereka. Semoga kegiatan field study seperti ini dapat terus dilakukan untuk mengembangkan potensi anak-anak dan menciptakan generasi yang peduli terhadap alam.

Pengenalan Lingkungan dan Kemandirian Melalui Field Trip ke Taman Mini Indonesia Indah oleh SD Global Persada Mandiri

SD GPM, 23-24 April 2024 – Dalam rangka meningkatkan kemandirian siswa-siswi SD Global Persada Mandiri dan memperkenalkan mereka pada lingkungan luar sekolah, terutama dunia air tawar, serangga, dan taman burung, SD Global Persada Mandiri menyelenggarakan Field Trip ke Taman Mini Indonesia Indah pada tanggal 23 dan 24 April 2024. Kegiatan ini merupakan acara tahunan yang bertujuan untuk mendidik para siswa-siswi agar lebih mandiri dalam belajar di luar lingkungan sekolah.

Field Trip ini dibagi menjadi dua hari, di mana kelas 3 dan 4 akan dilaksanakan pada tanggal 23 April 2024 dan kelas 1 dan 2 pada tanggal 24 April 2024. Pada kegiatan ini, para siswa-siswi kelas 1-4 akan diajak untuk melihat keindahan alam dan mempelajari berbagai jenis burung yang dilindungi dan dijaga habitatnya di taman burung. Selain itu, mereka juga akan diperkenalkan pada berbagai jenis serangga dan lingkungan air tawar.

Baca juga : SMA Global Persada Mandiri Bekasi Berhasil Meraih Juara 3 dalam Kompetisi Modern Dance Binus Bee-SB Cup 2024

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan meningkatkan pengetahuan para siswa-siswi tentang lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong mereka untuk lebih peduli dan memahami pentingnya menjaga lingkungan.

Baca juga : SMK GPM School adakan Pelatihan Tailor Mode Training (TMT) untuk para penyandang disabilitas.

Dalam kegiatan ini, para siswa-siswi akan diajak untuk berinteraksi langsung dengan alam dan mempelajari tentang pentingnya menjaga keanekaragaman hayati. Mereka juga akan diajak untuk belajar tentang tanggung jawab dan peran mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kepala SD Global Persada Mandiri, Mrs. Clara Rinawati, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pendidikan non-formal yang penting bagi perkembangan siswa-siswi. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan memberikan pengalaman berharga yang dapat membantu para siswa-siswi untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Baca juga :

Toleransi dan Harmoni Antar Budaya: Pesan yang Dibawa oleh Perayaan Imlek di SMP Global Persada Mandiri

Akhir dari kegiatan ini selain daripada belajar mengenal jenis-jenis burung, ikan dan serangga para siswa pun diberikan lembar soal untuk mereka kerjakan dari hasil pembelajaran mereka secara langsung di taman burung, danau air tawar dan museum serangga.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa-siswi SD Global Persada Mandiri dapat menjadi generasi yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Semoga kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang baik untuk menciptakan generasi yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan demi keberlanjutan bumi yang lebih baik.