GPM School
GPM School
Pameran Produk Siswa 2025 SMK Global Persada Mandiri : Karya, Wirausaha, dan Mimpi Besar

Bekasi, 19 Desember 2025 — SMK Global Persada Mandiri menggelar Pameran Produk Siswa pada 19–20 Desember 2025 sebagai ajang apresiasi dan publikasi hasil karya siswa selama enam bulan pertama Periode Pembelajaran Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk menampilkan kompetensi, kreativitas, serta menumbuhkan sikap profesional sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMK Global Persada Mandiri, Tiorida Ervina, S.Pd, dan dihadiri oleh tamu undangan dari berbagai satuan pendidikan, di antaranya SMPN 1 Kota Bekasi, SMP Sejahtera, MTs Bustanul Ibad, SMAN 18 Kota Bekasi, serta SMPN 56 Kota Bekasi.

Kepala Sekolah SMK Global Persada Mandiri Ibu Tiorida Ervina, S.Pd membuka kegiatan Pameran Produk Siswa 2025

Beragam produk hasil karya siswa dari berbagai bidang keahlian dipamerkan dalam kegiatan ini. Tidak hanya menampilkan karya, pameran juga menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan melalui pembukaan stand usaha oleh seluruh kelas yang menjual produk makanan, minuman, dan merchandise.

Pada hari pertama rangkaian kegiatan diisi dengan talkshow dunia industri yang disampaikan oleh siswa-siswi SMK Global Persada Mandiri, serta berbagai workshop seperti fotografi, desain grafis, gambar digital, dan animasi. Dalam kegiatan ini, siswa berperan aktif sebagai fasilitator, menunjukkan kemampuan teknis sekaligus keterampilan komunikasi dan kolaborasi.

Sementara itu, pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada pembekalan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja. SMK Global Persada Mandiri menghadirkan Ade Isyanah, S.Pd., M.SR, lulusan Australian National University dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di BUMN dan sebagai entrepreneur. Mengusung tema “No Deadline = No Excuse”, siswa didorong untuk berani bermimpi besar, membangun mindset dan sikap profesional, memahami budaya kerja, serta mendapatkan tips menghadapi Praktik Kerja Lapangan (PKL) di perusahaan.

Melalui kegiatan ini, SMK Global Persada Mandiri terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman nyata yang mendorong siswa tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga siap secara mental dan karakter untuk memasuki dunia kerja dan industri.

SMK Global Persada Mandiri Gelar Seminar Industri Hadapi Industri Kreatif dan AI

Bekasi, 4 Desember 2025 — SMK Global Persada Mandiri kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan vokasi yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan industri melalui penyelenggaraan Seminar Industri yang digelar di Ballroom GPM School, Kamis (4/12). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa sebagai bagian dari penguatan wawasan industri sejak dini.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari MNC University dan Politeknik SSR, yang membahas strategi sekolah vokasi dalam menjawab tantangan dunia kerja yang terus berkembang, khususnya di bidang industri kreatif dan teknologi. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya kesiapan kompetensi, adaptasi teknologi, serta pemahaman terhadap kebutuhan industri masa depan.

Dosen MNC University, Arief Yulianto, M.Sn, memaparkan perkembangan industri kreatif serta kebutuhan desainer grafis di era digital. Ia menyoroti peran Artificial Intelligence (AI) dalam proses kreatif dan menegaskan bahwa siswa vokasi harus mampu beradaptasi agar tetap relevan, sekaligus memanfaatkan peluang karier di industri kreatif pada rentang 2025–2030.

Sebagai penutup, Astri Sulastri, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri, memandu sesi sharing pengalaman Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa kelas XII. Pengalaman tersebut menjadi sorotan utama sebagai bentuk pembekalan bagi siswa kelas XI yang akan mengikuti program PKL pada tahun 2026, agar lebih siap secara mental, sikap kerja, dan kompetensi.

Kegiatan Seminar Industri ini dibuka secara resmi oleh Lukluk Maknun Tyasing Rahayu, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan industri dalam menciptakan lulusan vokasi yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing.

Tentang SMK Global Persada Mandiri

SMK Global Persada Mandiri merupakan sekolah menengah kejuruan yang berkomitmen mencetak lulusan siap kerja melalui pembelajaran berbasis industri, penguatan karakter, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Seminar Refleksi Guru GPM Angkat Etos Kerja Berbasis 3S (Sepaham, Sepakat, Sejalan)

Bekasi, Senin, 22 Desember – Global Persada Mandiri (GPM) menyelenggarakan Seminar Refleksi Guru SMP, SMA, dan SMK dengan tema “Work Ethos in School – You Are the Architect of the Future”. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama bagi para pendidik untuk meneguhkan kembali makna etos kerja sebagai fondasi budaya sekolah.

Seminar diawali dengan Keynote Speech oleh Bapak Subhan, M.Pd., yang menekankan filosofi dasar GPM dalam membangun etos kerja berbasis 3S: Sepaham, Sepakat, dan Sejalan. Dalam paparannya, Bapak Subhan menyampaikan bahwa GPM tidak hanya berdiri sebagai institusi pendidikan, tetapi sebagai komunitas nilai yang bergerak dalam keselarasan.

“Sekolah yang kuat bukan karena semua orang hebat, tetapi karena semua orang berjalan di arah yang sama. Etos kerja di sekolah tidak cukup dibangun dari aturan, tetapi dari kesadaran peran,” ungkap Bapak Subhan.

Ia menegaskan bahwa Sepaham berarti menyatukan cara pandang tentang pentingnya etos kerja sebagai amanah peradaban, Sepakat sebagai komitmen bersama terhadap profesionalisme dan integritas, serta Sejalan sebagai wujud nyata nilai tersebut dalam tindakan sehari-hari. Bapak Subhan menyebut konsep ini sebagai “Conscious Work Ethos in Education”, yakni etos kerja yang lahir dari kesadaran nilai, dampak, dan keberlanjutan.

Memasuki sesi utama, seminar menghadirkan Bapak Iman Safari, M.Pd. sebagai narasumber yang mengulas secara mendalam tentang etos kerja di lingkungan sekolah, mulai dari konsep, tantangan, hingga strategi implementasinya. Ia menjelaskan bahwa etos kerja bukan tentang kesibukan, melainkan tentang efektivitas dan kualitas kontribusi.

“Etos kerja adalah semangat dan keyakinan yang tercermin dalam tanggung jawab, dedikasi, integritas, serta konsistensi. Dalam pendidikan, etos kerja guru sangat menentukan kualitas pembelajaran dan iklim sekolah,” ujar Bapak Iman.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan fasilitas yang lengkap tidak selalu menjadi penentu kualitas sebuah sekolah.

“Sekolah tidak harus memiliki segalanya untuk menjadi luar biasa. Eksistensi institusi pendidikan justru ditentukan oleh sumber daya manusia, nilai organisasi, dan konsistensi dalam bekerja,” tambahnya.

Diskusi dan refleksi dalam seminar ini dipandu oleh Ibu Maria Atik, M.Pd. selaku moderator, yang mengarahkan alur dialog agar peserta tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan praktik keseharian di sekolah. 

Dalam penutupnya, moderator menegaskan bahwa etos kerja di GPM merupakan hasil dari keselarasan nilai, komitmen, dan tindakan bersama.

Melalui seminar refleksi ini, GPM berharap seluruh guru semakin sepaham dalam nilai, sepakat dalam komitmen, dan sejalan dalam tindakan, sehingga etos kerja yang dibangun tidak berhenti sebagai wacana, melainkan benar-benar dihidupi dan dihidupkan setiap hari di lingkungan sekolah.

CEVEST Goes To School di SMA GPM Menanamkan Jiwa Entrepreneurship dan Profesionalisme bagi Generasi Z

Jum’at, 19 Desember 2025 – SMA Global Persada Mandiri (GPM) bekerja sama dengan CEVEST menggelar kegiatan CEVEST Goes To School bertema “Entrepreneurship dan Profesionalisme bagi Gen Z” yang berlangsung di GPM Ballroom pada 19 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta didik dengan karakter, kesiapan mental, serta wawasan dunia kerja sejak dini.

Dalam sesi pemaparan bu Neneng, narasumber dari CEVEST, menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui konsep 3C: Confident, Commitment, dan Consistency. Menurutnya, keberhasilan di dunia kerja maupun dunia usaha tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh kebiasaan dan karakter yang dibangun secara berkelanjutan.

“Kita terbentuk dari kebiasaan-kebiasaan di masa lalu. Karena itu, cita-cita perlu diimajinasikan dan dilakukan berulang-ulang. Mulailah hari ini membangun 3C dan jangan pernah berhenti,” ujar Bu Neneng.

Selain pembahasan karakter, CEVEST juga memperkenalkan berbagai program pelatihan vokasi gratis yang dapat diikuti oleh lulusan SMA/SMK/S1 maupun masyarakat berusia minimal 18 tahun. Program tersebut meliputi bidang TIK, elektro, pengelasan, pariwisata, otomotif, serta pelatihan bahasa Jepang, yang terhubung dengan mitra industri melalui proses seleksi berbasis 3C.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para siswa. Rafael, siswa kelas XII SMA GPM, mengaku memperoleh sudut pandang baru terkait kesiapan setelah lulus sekolah.
“Kegiatan ini membuka wawasan saya tentang dunia kerja dan pelatihan yang bisa diikuti setelah lulus. Saya jadi lebih paham pentingnya percaya diri dan konsisten dalam mengejar cita-cita,” ujar Rafael.

Sementara itu, Fabby, siswa kelas X SMA GPM, menilai kegiatan ini sangat relevan bagi siswa yang masih berada di fase awal menentukan arah masa depan.
“Materinya relate dengan anak muda. Bukan hanya motivasi, tapi juga memberikan gambaran nyata tentang pilihan setelah sekolah,” ungkap Fabby.

Melalui kegiatan CEVEST Goes To School ini, SMA GPM dan CEVEST berharap peserta didik dari berbagai jenjang kelas memiliki kesiapan karakter dan wawasan sejak dini untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan dunia usaha.

KOMINFO Adakan Seminar Sosialisasi Industri: Siswa-Siswi SMA dan SMK Global Persada Mandiri Berpartisipasi Aktif dalam Kegiatan

Bekasi, 29 Juli 2024 – Pada hari Senin tanggal 29 Juli 2024, bertempat di Ballroom GPM Bekasi, telah diselenggarakan seminar yang bertajuk “Industri Kreatif itu Asyiikk” yang dihadiri oleh siswa-siswi dari SMA dan SMK GPM kelas X, XI, dan XII. Seminar ini menghadirkan Bapak Ali Ridho, seorang Chief Technology Officer (CTO) di platform @Publikata dan Social Media Specialist di platform @Indonesiabaik, sebagai pembicara utama. Acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang mendalam tentang dunia industri kreatif kepada para pelajar.

Siswa-Siswi SMA dan SMK Global Persada Mandiri sedang mendengarkan materi dari narasumber

Dalam seminar tersebut, Bapak Ali Ridho menyampaikan beberapa poin penting yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kreatifitas siswa-siswi dalam dunia digital. Poin pertama yang disampaikan adalah pentingnya meningkatkan pendidikan yang berkualitas untuk siswa. Dalam era digital saat ini, pendidikan yang berkualitas menjadi kunci utama dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan di industri kreatif. Bapak Ali Ridho menekankan bahwa pendidikan yang baik akan membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk berkompetisi di era digital.

Seluruh Siswa-Siswi SMA dan SMK Global Persada Mandiri berkumpul di GPM Ballroom mengikuti Seminar Sosialisasi Industri dari Kementeriann KOMINFO

Selanjutnya, Bapak Ali Ridho juga membahas tentang peningkatan kreativitas dan bakat siswa dalam dunia digital. Ia menyatakan bahwa industri kreatif sangat membutuhkan individu yang memiliki ide-ide inovatif dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk terus menggali potensi diri dan berani bereksplorasi dalam menciptakan karya-karya yang unik dan bermanfaat.

Baca juga :

SMK GPM School adakan Pelatihan Tailor Mode Training (TMT) untuk para penyandang disabilitas.
Penjelasan tentang Industri Kreatif itu Asyiikk!

Dalam seminar ini, Bapak Ali Ridho memperkenalkan berbagai kategori media yang ada di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa media memiliki peran yang signifikan dalam membentuk opini publik dan menyampaikan informasi. Dengan mengenal kategori-kategori media yang ada, siswa-siswi diharapkan dapat memilih platform yang tepat untuk berkontribusi dalam menyebarluaskan ide dan karya mereka.

Baca juga :

Anak-Anak KBTK Global Persada Mandiri dapatkan Pengalaman Edukatif Yang Bermanfaat Melalui Field Study  ke Ocean Dream Ancol

Salah satu fokus utama dalam seminar ini adalah aktivasi platform dan sosial media yang baik. Bapak Ali Ridho mengingatkan para siswa tentang pentingnya menggunakan sosial media secara bijak. Dalam era digital yang serba cepat ini, pemahaman tentang etika berkomunikasi di dunia maya sangatlah penting. Ia memberikan tips tentang bagaimana cara membangun citra diri yang positif melalui sosial media serta bagaimana menghindari dampak negatif dari penyalahgunaan platform digital.

Photo bersama guru-guru SMA dan SMK Global Persada Mandiri dengan narasumber dari Kominfo Bpk. Ali Ridho

Di akhir seminar, Bapak Ali Ridho memperkenalkan salah satu program Kominfo yang sangat relevan untuk siswa-siswi SMA dan SMK GPM School, yaitu indonesiabaik.id. Program ini tidak hanya memberikan informasi yang bermanfaat, tetapi juga membuka peluang bagi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam dunia media digital. Selain itu, Direktorat Pengelolaan Media Kementerian Komunikasi dan Informatika juga memberikan kesempatan magang bagi siswa-siswi SMK GPM School. Program magang ini diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung bagi siswa dalam dunia industri kreatif, sehingga mereka dapat lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.

Pemberian Sertifikat Piagam Penghargaan kepada Bpk. Ali Ridho oleh Kepala Sekolah SMK Global Persada Mandiri Bpk, Subhan, S.S.,M.Pd.

Melalui seminar ini, diharapkan siswa-siswi SMA dan SMK GPM School dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang industri kreatif dan memanfaatkan peluang yang ada untuk mengembangkan diri dan berkontribusi dalam menciptakan karya yang berkualitas di era digital. Dengan demikian, seminar ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam industri kreatif Indonesia.

Baca juga :

Siswi SD Global Persada Mandiri; Adzkia Nayla Davi wakili Indonesia Dalam Ajang Kejuaraan 2024 the Fourth Speed Roller Skating Open in Changtai District, Zhangzhou City, China
Mendorong Perkembangan Guru dan Siswa Melalui Bimtek Kurikulum Merdeka di SMA Global Persada Mandiri

SMA GPM, 17 April 2024 – SMA GPM mengadakan bimbingan teknis (bimtek) kurikulum merdeka dengan tema Peminatan dan Program Merdeka Memilih (PMM). Bimtek tersebut diadakan dengan tujuan untuk membantu para guru dalam membimbing siswa SMA GPM dalam memilih jurusan saat naik ke kelas 11. Bimtek ini juga bertujuan untuk mengembangkan diri para guru sebagai pendidik.

Acara bimtek tersebut dihadiri oleh narasumber Drs Selamet Wibowo MP.d, yang merupakan koordinator pengawas di wilayah Jakarta Selatan. Beliau telah memberikan pengetahuan dan pengalaman yang berharga dalam bidang kurikulum merdeka, peminatan, dan PMM kepada para guru yang hadir.

Baca juga : Kunjungan SMK Global Persada Mandiri ke Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kota Bekasi

Salah satu tujuan utama dari bimtek ini adalah untuk membantu para guru dalam membimbing siswa dalam memilih jurusan yang tepat sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Dengan adanya bimtek ini, diharapkan para guru dapat memberikan arahan yang baik kepada siswa dan membantu mereka dalam menentukan pilihan yang tepat untuk masa depan mereka.

Selain itu, bimtek ini juga bertujuan untuk mengembangkan diri para guru sebagai pendidik. PMM merupakan salah satu program yang dapat memperkaya dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para guru. Dengan demikian, para guru dapat lebih berkualitas dalam memberikan pembelajaran kepada siswa.

Baca juga : Edutour: Program Opsional SMA GPM yang Mengunjungi Singapura dan Malaysia

Kepala Sekolah SMA GPM, Bapak Oyong Cahyadi, menyampaikan bahwa bimtek ini merupakan salah satu bentuk komitmen dari SMA GPM dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan adanya bimtek ini, diharapkan para guru dapat lebih siap dan mampu membimbing siswa dalam memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Para guru yang mengikuti bimtek ini juga mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas adanya kegiatan ini. Mereka merasa sangat terbantu dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang kurikulum merdeka, peminatan, dan PMM. Dengan adanya bimtek ini, diharapkan para guru dapat menjadi pendidik yang lebih berkualitas dan mampu membimbing siswa dengan baik.

Di akhir acara, bapak Oyong Cahyadi mengucapkan terima kasih kepada narasumber serta seluruh peserta yang telah hadir dalam bimtek tersebut. Beliau juga berharap bahwa ilmu dan pengalaman yang didapatkan dapat diimplementasikan dengan baik di dalam proses pembelajaran di SMA GPM.

Dengan adanya bimtek kurikulum merdeka dengan tema Peminatan dan PMM, diharapkan SMA GPM dapat terus meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang berkualitas serta siap menghadapi persaingan di masa depan.

GPM Elementary School Mengadakan Seminar Bersama DP3A Membahas Tentang Bullying

SD GPM School, 18 April 2024 –  Bullying merupakan masalah yang serius yang dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan anak-anak di sekolah. Untuk mengatasi masalah ini, pada Kamis, 18 April 2024, SD Global Persada Mandiri bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP3A) menyelenggarakan seminar yang bertajuk “Hurting Anyone Physically or Verbally Is Absolutely Not Allowed”. Adapun narasumber pembicara dalam seminar ini adalah Ibu Maryanih,SH, MH., Ibu Oyok Lindarsih, S.Sos dan Ibu Ika Merdekawati , S.Psi. Seminar ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran kepada anak-anak mengenai pentingnya menghindari perilaku bullying. Terutama bagi kalangan anak-anak SD, pendidikan tentang bullying memiliki peranan yang sangat penting dan tidak bisa diremehkan.

Seminar ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 1-6 SD Global Persada Mandiri yang bergitu semangat dan serius dalam mendengarkan pemaparan yang diberikan oleh para narasumber. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada anak-anak tentang apa itu bullying, bagaimana cara mengidentifikasinya, dan langkah-langkah yang dapat mereka ambil jika menjadi korban atau saksi bullying.

Baca juga : Peningkatan Kualitas Pendidikan Melalui Pelaksanaan Tes Diagnostik di SD GPM Bersama Genza Education Bekasi Agus Salim

Salah satu pendekatan yang efektif untuk menyampaikan materi kepada anak-anak SD adalah melalui penggunaan animasi kartun. Kartun memiliki daya tarik visual yang kuat dan dapat membuat materi yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Oleh karena itu, dalam seminar ini, materi tentang bullying akan disampaikan melalui animasi kartun yang menarik dan menghibur.

Dengan adanya seminar ini, diharapkan anak-anak dapat memahami pentingnya menghindari perilaku bullying dan mengetahui langkah-langkah yang dapat mereka ambil jika menjadi korban atau saksi bullying. Selain itu, diharapkan anak-anak juga dapat mempelajari bahwa menghormati dan menghargai orang lain adalah hal yang sangat penting dalam membentuk lingkungan yang harmonis di sekolah.

Baca juga : Menumbuhkan Kreativitas Anak Melalui Cerita dan Imajinasi melalui Kegiatan Story Telling

Seminar ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab semua pihak, baik guru, orang tua, maupun siswa, untuk mencegah dan menangani kasus bullying di sekolah. Dengan kerja sama yang baik dan upaya bersama, diharapkan kasus bullying dapat diminimalisir dan lingkungan belajar yang aman dan nyaman dapat tercipta di SD Global Persada Mandiri.

Dengan adanya seminar ini, SD Global Persada Mandiri berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan generasi yang lebih baik dan lebih sadar akan pentingnya menghormati dan menghargai sesama. Kita semua berperan dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying dan memberikan perlindungan kepada anak-anak agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk menghindari perilaku bullying dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak. (Red: Owen)