GPM School
GPM School
Siswa-Siswi GPM School Ikuti Festival Budaya Anak dalam Rangka Hari Anak Nasional Ke-42 Tahun 2026

Bekasi, 23 Juli 2026 – Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984, telah ditetapkan bahwa Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap tanggal 23 Juli. Peringatan Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa dalam menjamin terpenuhinya hak-hak anak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Sebagai bentuk komitmen dalam mengingatkan seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya menempatkan anak sebagai individu yang berharga, yang perlu didengar pendapatnya, dipenuhi hak-haknya, serta dilindungi demi membangun masa depan bangsa Indonesia, maka Tema Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 adalah : “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dengan tagline : #SayangAnakSayangIndonesia

Salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026 adalah Festival Budaya Anak yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kementerian PPPA RI) pada Kamis, 23 Juli 2026, bertempat di Makara Art Center, Universitas Indonesia, Depok.

Festival Budaya Anak menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan pelestarian budaya, di antaranya pertunjukan musik kolintang, rapling Bendera Hari Anak Nasional, penyampaian Suara Anak Indonesia (SAI), sarasehan budaya, pagelaran wayang kulit oleh dalang cilik, permainan tradisional, serta berbagai pertunjukan seni budaya Nusantara.

Pada kesempatan tersebut, Global Persada Mandiri (GPM) School Bekasi mengirimkan 10 orang perwakilan siswa-siswi dari jenjang SMP, SMA, dan SMK untuk mengikuti kegiatan tersebut, yaitu:

  1. Hancent – SMP Kelas IX Newton
  2. Givent Anderson – SMP Kelas IX Pythagoras
  3. Fransiska – SMP Kelas IX Pascal
  4. Olethea Clarisa – SMA Kelas XII IPS
  5. Florencia Chin – SMA Kelas X-2
  6. Brigitta Alysa Wijaya – SMA Kelas XI IPA
  7. Alfito Leonar – SMK Kelas XI Animasi
  8. Audrey Paramitha – SMK Kelas XI Desain Komunikasi Visual (DKV)
  9. Anggela Noel Gautama – SMK Kelas X
  10. Metta Puspita Rini – SMK Kelas X

Kegiatan Festival Budaya Anak Tahun 2026 dihadiri langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ibu Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., serta Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ibu Veronica Tan.

Dalam sambutannya, pemerintah kembali menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang anak agar mampu menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter. 

Selama kegiatan berlangsung, para peserta disuguhkan dengan berbagai penampilan budaya yang memukau, di antaranya Pertunjukan Musik Kolintang Anak oleh Grup Kolintang Nawasena, pemutaran video Rapling Segara dan Rinjani, penyampaian Suara Anak Indonesia oleh Forum Anak, persembahan Tari Tradisi Papua, pagelaran wayang kulit oleh dalang cilik, hingga berbagai permainan tradisional yang mengajak anak-anak untuk mencintai budaya Indonesia.

Dalam kegiatan ini, perwakilan siswa-siswi GPM School juga mendapatkan pendampingan dari Kementerian Agama Kota Bekasi, yaitu:

  1. Bapak Eddwin, S.Kom. selaku Penyelenggara Buddha Kota Bekasi.
  2. Ibu Sri Mulyati, S.Ag. selaku Penyuluh Agama Buddha Kota Bekasi.
  3. Bapak Ganies Esa Manura, S.I.Kom. selaku Penyuluh Agama Hindu Kota Bekasi.

Selain itu, para peserta dari GPM School turut didampingi oleh Guru Agama Buddha Global Persada Mandiri, Bapak Sunoto, S.Ag., selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Keikutsertaan siswa-siswi GPM School dalam Festival Budaya Anak memberikan pengalaman yang sangat berharga. Selain memperoleh wawasan mengenai pentingnya pelestarian budaya Indonesia, para peserta juga belajar tentang hak-hak anak, keberagaman budaya Nusantara, serta nilai-nilai kebersamaan dan toleransi.

Hancent, Givent Anderson dan Alfito Leonar photo bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ibu Veronica Tan.
Audrey, Metta, Florencia dan Anggela photo bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ibu Veronica Tan.

Salah satu momen yang paling berkesan bagi para siswa adalah kesempatan untuk berfoto bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ibu Veronica Tan. Momen tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan sekaligus menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berprestasi, mencintai budaya bangsa, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan positif di tingkat nasional.

Klik Disini Info GPM Fair 2026

Partisipasi GPM School dalam peringatan Hari Anak Nasional Ke-42 Tahun 2026 merupakan wujud nyata komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan karakter peserta didik, menanamkan rasa cinta tanah air, menghargai keberagaman budaya Indonesia, serta mempersiapkan generasi muda yang berakhlak mulia, kreatif, dan siap menjadi pemimpin masa depan Indonesia.

270 Siswa SMP GPM Padukan Tradisi dan Teknologi Digital dalam ” The Anchabharma”

Bekasi, 20 Desember 2025 — Ballroom SMP Global Persada Mandiri di Bekasi Timur menjadi saksi pagelaran seni budaya spektakuler bertajuk “Anchabharma”: Harmoni Tradisi dan Teknologi Digital” pada Sabtu malam, 20 Desember 2025. Sebanyak 270 siswa dari kelas 7, 8, dan 9 tampil memukau dalam pertunjukan yang memadukan warisan budaya Nusantara dengan literasi digital.

Pagelaran dibuka dengan penampilan siswa kelas 7 yang menampilkan rangkaian tarian bertema “Profil SMP GPM: Bekasi dalam Keberagaman”. Dimulai dari Tarian Bekasi Keren yang energik, dilanjutkan Tarian Keragaman Agama yang menggambarkan harmoni lima agama, Tarian Profil Pelajar Pancasila yang mengekspresikan enam dimensi karakter, hingga Tarian Ekskul yang menggambarkan dinamika kegiatan ekstrakurikuler di SMP GPM.

“Penampilan kelas 7 hari ini luar biasa. Mereka berhasil menunjukkan bahwa identitas lokal Bekasi dan keberagaman bisa berpadu indah dengan nilai-nilai Pancasila,” ujar JB Wijaya, S.Sn., Kepala SMP Global Persada Mandiri. “Ini adalah fondasi penting sebelum kita memasuki perjalanan yang lebih dalam tentang bagaimana tradisi dan teknologi bisa bersinergi.”

Seratus siswa kelas 8 membawakan drama musikal keroncong kontemporer yang mengisahkan Lima Sekawan tersedot ke dalam permainan virtual Archipelago Quest: Mencari Jati Diri Bangsa. Dengan iringan orkestra keroncong live, para siswa menampilkan Tari Remo Digital (Jawa Timur), Tari Enggang futuristik (Kalimantan), dan Tari Sajojo modern (Papua), lengkap dengan efek visual digital dan proyeksi LED yang memukau.

Sugio, M.Pd., Guru Seni Budaya SMP GPM menjelaskan, “Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi dan tradisi bukanlah dua hal yang bertentangan. Keroncong yang dianggap kuno bisa diaransemen dengan beat elektronik. Tarian daerah bisa dikombinasikan dengan gerakan robotik. Inilah yang kami sebut sebagai ‘cultural innovation’—inovasi yang tetap menghormati akarnya.”

Puncak pagelaran adalah penampilan 60 siswa kelas 9 dalam drama wayang kontemporer yang menginterpretasikan epos Mahabharata dalam konteks era digital. Yudhistira yang terjebak kecanduan judi, Karna yang mengalami FOMO, hingga manipulasi media sosial oleh Duryodana—semua dikemas dengan backdrop digital, multimedia canggih, dan musik gamelan-elektronik yang memukau.

Testimoni Siswa dan Orang Tua

“Menurut aku, pagelaran GPM School 2025 itu seru banget dan keren karena kegiatannya asik, banyak orang yang ngeramein acara pagelarannya juga, dan bikin suasana sekolah jadi fun banget. Aku mau banget kalau event kayak pagelaran gitu diadain lagi tiap tahun karena bikin kenangan dan kebersamaan yang nggak terlupakan,” ujar Vania Agatha, siswa kelas 8 Socrates.

Evzen Wenas dari kelas 8 Plato menambahkan, “Menurut aku pagelaran kali ini sangat bagus karena anak-anak terlihat semangat dan membuat para penonton terkesan oleh penampilan ini.”

Arashel Pricilla Barus dari kelas 7 Soepomo mengungkapkan, “Menurut saya, pagelaran tahun ini sangat seru, dimana kelas 7 bisa menari bersama yang menjalin persahabatan dan kedekatan. 

Lebih lanjut Pertiwi Andriana, S.IP, orang tua siswa kelas 8, memberikan apresiasi khusus: “Secara umum kegiatan pagelaran yang dilaksanakan sangat bagus sesuai dengan goal setting SMP GPM dalam pembentukan karakter. 

Theresia Sukma Wijayanti, orang tua siswa kelas 9, menambahkan: “Saya menyaksikan Pagelaran SMP Global Persada Mandiri: ‘The Anchabharma’. Saya melihat siswa kelas 7–9 di sini, saya melihat refleksi diri dan indahnya persatuan dalam keberagaman. Saya pun pulang dengan rasa bangga.”

Pendidikan Transformatif dan Inklusif Berbasis Seni

Dalam penutupan, JB Wijaya menyampaikan, “Malam ini kita menyaksikan bagaimana 270 siswa kita tidak hanya tampil di panggung, tetapi juga tampil sebagai diri mereka yang terbaik. Dari kelas 7 yang memperkenalkan identitas dan keberagaman, kelas 8 yang menjembatani tradisi dengan teknologi, hingga kelas 9 yang mengingatkan kita tentang pentingnya menguasai diri sendiri—ini adalah pendidikan transformatif yang sesungguhnya.”

Sugio, M.Pd. menambahkan dengan penuh haru, “Tiga bulan persiapan, ratusan jam latihan, keringat, air mata, dan tawa—semuanya terbayar malam ini. Anak-anak ini bukan hanya belajar menari dan berakting. Mereka belajar disiplin, kerja sama, empati, dan keberanian. Itulah esensi pendidikan seni.”

Pagelaran yang juga dihadiri oleh beberapa kepala sekolah dan komite dari sekolah lain ini ditutup dengan standing ovation ketika seluruh 270 siswa berdiri di panggung dan dengan gegap gempita menyanyikan lagu Mars GPM.

"Bhinneka Tunggal Ika—berbeda-beda tetapi tetap satu, di dunia nyata maupun maya

Seminar Refleksi Guru GPM Angkat Etos Kerja Berbasis 3S (Sepaham, Sepakat, Sejalan)

Bekasi, Senin, 22 Desember – Global Persada Mandiri (GPM) menyelenggarakan Seminar Refleksi Guru SMP, SMA, dan SMK dengan tema “Work Ethos in School – You Are the Architect of the Future”. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama bagi para pendidik untuk meneguhkan kembali makna etos kerja sebagai fondasi budaya sekolah.

Seminar diawali dengan Keynote Speech oleh Bapak Subhan, M.Pd., yang menekankan filosofi dasar GPM dalam membangun etos kerja berbasis 3S: Sepaham, Sepakat, dan Sejalan. Dalam paparannya, Bapak Subhan menyampaikan bahwa GPM tidak hanya berdiri sebagai institusi pendidikan, tetapi sebagai komunitas nilai yang bergerak dalam keselarasan.

“Sekolah yang kuat bukan karena semua orang hebat, tetapi karena semua orang berjalan di arah yang sama. Etos kerja di sekolah tidak cukup dibangun dari aturan, tetapi dari kesadaran peran,” ungkap Bapak Subhan.

Ia menegaskan bahwa Sepaham berarti menyatukan cara pandang tentang pentingnya etos kerja sebagai amanah peradaban, Sepakat sebagai komitmen bersama terhadap profesionalisme dan integritas, serta Sejalan sebagai wujud nyata nilai tersebut dalam tindakan sehari-hari. Bapak Subhan menyebut konsep ini sebagai “Conscious Work Ethos in Education”, yakni etos kerja yang lahir dari kesadaran nilai, dampak, dan keberlanjutan.

Memasuki sesi utama, seminar menghadirkan Bapak Iman Safari, M.Pd. sebagai narasumber yang mengulas secara mendalam tentang etos kerja di lingkungan sekolah, mulai dari konsep, tantangan, hingga strategi implementasinya. Ia menjelaskan bahwa etos kerja bukan tentang kesibukan, melainkan tentang efektivitas dan kualitas kontribusi.

“Etos kerja adalah semangat dan keyakinan yang tercermin dalam tanggung jawab, dedikasi, integritas, serta konsistensi. Dalam pendidikan, etos kerja guru sangat menentukan kualitas pembelajaran dan iklim sekolah,” ujar Bapak Iman.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan fasilitas yang lengkap tidak selalu menjadi penentu kualitas sebuah sekolah.

“Sekolah tidak harus memiliki segalanya untuk menjadi luar biasa. Eksistensi institusi pendidikan justru ditentukan oleh sumber daya manusia, nilai organisasi, dan konsistensi dalam bekerja,” tambahnya.

Diskusi dan refleksi dalam seminar ini dipandu oleh Ibu Maria Atik, M.Pd. selaku moderator, yang mengarahkan alur dialog agar peserta tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan praktik keseharian di sekolah. 

Dalam penutupnya, moderator menegaskan bahwa etos kerja di GPM merupakan hasil dari keselarasan nilai, komitmen, dan tindakan bersama.

Melalui seminar refleksi ini, GPM berharap seluruh guru semakin sepaham dalam nilai, sepakat dalam komitmen, dan sejalan dalam tindakan, sehingga etos kerja yang dibangun tidak berhenti sebagai wacana, melainkan benar-benar dihidupi dan dihidupkan setiap hari di lingkungan sekolah.

SMP Global Persada Mandiri Menerima Kunjungan Dari PT. Turkodom; Menjalin Kerjasama Beasiswa Pendidikan Ke Jepang Untuk Siswa-Siswi SMP Global Persada Mandiri Bekasi.

Bekasi, 23 Januari 2025 – Pada tanggal 23 Januari 2025, akan dilaksanakan kunjungan penting yang dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci dalam dunia korporasi dan pendidikan. Di antara para undangan tersebut adalah Koichi Yaaogawa, Chief Executive Officer, Yasogawa Yumena, Chief Operating Officer, dan Celilia Crista Tumini, Presiden Direktur PT TURKODOM. Kunjungan ini menjadi sorotan karena mengusung tema Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan.

Maksud dan tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memperkuat komitmen terhadap tanggung jawab sosial perusahaan, khususnya dalam bidang pendidikan. Dalam kerangka CSR, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat, terutama dalam memberikan kesempatan bagi siswa-siswi SMP Global Persada Mandiri untuk mengakses pendidikan yang lebih baik. Salah satu inisiatif yang diharapkan muncul dari kunjungan ini adalah adanya program beasiswa yang memungkinkan siswa-siswi SMP GPM untuk melanjutkan studi ke Jepang.

Harapan utama dari kunjungan ini adalah terciptanya kerjasama yang baik antara PT TURKODOM dan SMP Global Persada Mandiri, terutama dalam pengembangan program pendidikan yang berkualitas. Dengan adanya program beasiswa tersebut, diharapkan siswa-siswi akan mendapatkan kesempatan untuk belajar di lingkungan pendidikan yang lebih besar dan lebih beragam, serta memperluas wawasan dan pengalaman mereka di tingkat internasional.

Sebagai bentuk kontribusi dari pihak SMP Global Persada Mandiri, mereka akan memberikan program-program kegiatan yang mendukung pengembangan karakter dan kemampuan siswa. Program-program ini mencakup kegiatan ekstrakurikuler, pelatihan keterampilan, serta kegiatan sosial yang bertujuan untuk membentuk siswa menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Dengan demikian, kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah acara seremonial, tetapi juga menjadi langkah awal dari kolaborasi yang produktif antara pihak perusahaan dan lembaga pendidikan, demi mewujudkan generasi pelajar yang lebih siap menghadapi tantangan global di masa depan.

Kompetisi Matematika, Sains, dan Inggris 2024: Siswa SMP Global Persada Mandiri Raih Prestasi Membanggakan

Bekasi, 11 November 2024 – Siswa dan Siswi dari Unit SMP Global Persada Mandiri berhasil meraih prestasi yang membanggakan dalam ajang Kompetisi Matematika, Sains dan Inggris (KMSI) Tahun 2024. Kompetisi ini diadakan di SMKN 3 Bandung dan diselenggarakan oleh Yayasan Intan Mutia, yang menjadi ajang bergengsi bagi pelajar tingkat SMP di Provinsi Jawa Barat.

5 Finalis Lomba Matematika

Sebanyak sepuluh siswa dari SMP Global Persada Mandiri berpartisipasi dalam kompetisi ini, yang terdiri dari berbagai kategori, termasuk Lomba Matematika dan Lomba Bahasa Inggris. Para peserta yang mewakili sekolah ini adalah:

Lomba Matematika:

1. Laurentius Kenjie Wijaya
2. Sebastian Febriano Ponti
3. Vanya Velove Wijaya
4. James Frederich Permana
5. Farizi Slamet Artazia

5 Finalis Lomba Bahasa Inggris

Lomba Bahasa Inggris:

1. Netanya Anindya Petnick Limbong
2. Favian Adriano Abdillah
3. Joanne Esme Diosetya
4. Jocelyn Rachel Winduhaksoro
5. Renata Azzahra Setyo Nugroho

3 Finalis menuju Tingkat Nasional KMSI 2024

Dari sepuluh siswa yang mengikuti kompetisi, tiga di antaranya berhasil lolos ke tingkat nasional berkat prestasi luar biasa yang mereka raih. Laurentius Kenjie Wijaya berhasil meraih medali emas dalam kategori Matematika, Vanya Velove Wijaya berhasil meraih medali perak dalam kategori Matematika dan Favian Adriano Abdillah berhasil meraih medali perak dalam kategori Bahasa Inggris.

Laurentius Kenjie Wijaya berhasil meraih medali emas dalam kategori Matematika
Vanya Velove Wijaya berhasil meraih medali perak dalam kategori Matematika
Favian Adriano Abdillah berhasil meraih medali perak dalam kategori Bahasa Inggris
Pengalungan Medali dan pemberian Piala dari perwakilan Yayasan Global Persada Mandiri oleh Mr. Beny Cahya

Pencapaian ini tentunya menjadi kebanggaan tidak hanya bagi siswa dan siswi itu sendiri, tetapi juga bagi sekolah dan orang tua mereka. Prestasi yang diraih di Kompetisi Matematika, Sains dan Bhs. Inggris (KMSI) Tahun 2024 ini diharapkan dapat menginspirasi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi dan meningkatkan kemampuan di bidang akademis, khususnya dalam Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris.

Pengalungan Medali kepada Peserta KMSI 2024 oleh Kepala Sekolah SMA Global Persada Mandiri Mr. Oyong Cahyadi
Pengalungan Medali kepada Peserta KMSI 2024 oleh Kepala Sekolah SMK Global Persada Mandiri Mr. Subhan

Dengan keberhasilan ini, SMP Global Persada Mandiri menunjukkan bahwa komitmen terhadap pendidikan berkualitas dan pengembangan potensi siswa dapat membuahkan hasil yang gemilang. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berusaha dan meraih cita-cita mereka di masa depan.

MPLS GPM School Hadirkan Pengalaman Menyenangkan bagi Siswa Baru

Bekasi, 15 Juli 2024 – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di GPM School berlangsung meriah dan penuh makna selama lima hari, dari 15 hingga 19 Juli 2024. Kegiatan ini menyapa  siswa baru yang berasal dari berbagai unit, yaitu KB-TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Antusiasme siswa baru terlihat jelas pada pagi hari dimana mereka datang ke sekolah baru mereka dengan wajah penuh semangat dan antusiasme.

KINDERGARTEN
KINDERGARTEN

Selama MPLS, siswa baru dibekali dengan beragam informasi penting mengenai lingkungan sekolah, tata tertib, guru-guru, dan berbagai hal lain yang berhubungan dengan budaya dan suasana sekolah. Perkenalan dengan lingkungan sekolah dilakukan secara menyeluruh, meliputi fasilitas, ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, dan kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia.

ELEMENTARY
ELEMENTARY

Pengenalan tata tertib GPM School juga dirancang secara interaktif dan menarik. Siswa baru diajarkan peraturan sekolah, etika bersekolah, dan nilai-nilai luhur yang diterapkan di lingkungan GPM School. Tak hanya itu, mereka juga diperkenalkan dengan guru-guru yang akan mendampingi mereka selama masa studi.

JUNIOR HIGH SCHOOL
JUNIOR HIGH SCHOOL

MPLS juga menjadi wadah bagi siswa baru untuk menjalin silaturahmi dan berkenalan dengan teman sekelas mereka. Melalui berbagai kegiatan ice breaking dan games, siswa baru diajak untuk berinteraksi, membangun kepercayaan, dan mempererat tali persaudaraan.

SENIOR HIGH SCHOOL
SENIOR HIGH SCHOOL

Keberlangsungan MPLS GPM School ini menandakan komitmen sekolah dalam memberikan pengalaman awal terbaik kepada siswa baru. Harapannya, melalui MPLS, siswa baru dapat merasa nyaman, bersemangat, dan siap untuk memulai perjalanan pendidikan di GPM School dengan penuh motivasi

VOCATIONAL HIGH SCHOOL
VOCATIONAL HIGH SCHOOL
Global Persada Mandiri School adakan Upacara Bendera Dalam Rangka Hari Pendidikan Nasional

Bekasi, 02 Mei 2024 – Kamis, 2 Mei 2024 adalah hari yang bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia karena telah diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Berdasarkan surat edaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia No. 1191/MPK.A/TU.02.03/2024, Sekolah Global Persada Mandiri Bekasi mengadakan kegiatan upacara pengibaran bendera untuk memperingati hari yang Pendidikan Nasional.

Kegiatan upacara ini diikuti oleh seluruh peserta upacara mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK. Dalam kegiatan tersebut, Unit SMP bertugas sebagai petugas upacara. Meskipun masih terlihat remaja, namun petugas upacara ini sangat serius dan berwibawa dalam pelaksanaan tugasnya.

Mr. Dariyanto, selaku Founder dari Sekolah Global Persada Mandiri, hadir sebagai pembina upacara pada Hari Pendidikan Nasional ini. Dalam pidato yang disampaikannya, Mr. Dariyanto membacakan naskah pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang berisi tentang pentingnya pendidikan bagi kemajuan bangsa.

Baca juga :

SMA Global Persada Mandiri Gelar Hari Kartini dan Halal Bihalal dengan Tema Maintaning Relationship with Spirit of Kartini

Dalam kesempatan tersebut, Mr. Dariyanto juga menyampaikan bahwa Sekolah Global Persada Mandiri telah melaksanakan berbagai program dan inovasi dalam bidang pendidikan yang bertujuan untuk mencetak generasi yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Dalam pidatonya, Mr. Dariyanto mengajak kepada seluruh para Siswa-Siswi Global Persada Mandiri untuk berbakti terhadap orang tua sesuai dengan visi dan misi dari sekolah Global Persada Mandiri menciptakan Insan yang Berbakti kepada Orangtua, Nusa dan Bangsa dan terus belajar serta berkarya agar setelah lulus atau Keluar dari sekolah Global Persada Mandiri bisa menjadi orang berguna bagi Nusa dan Bangsa.

Baca juga :

Pengenalan Lingkungan dan Kemandirian Melalui Field Trip ke Taman Mini Indonesia Indah oleh SD Global Persada Mandiri

Kegiatan upacara ini juga dihadiri oleh para orang tua siswa dan masyarakat sekitar yang turut merasakan kebanggaan atas peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diadakan di sekolah ini. Semangat dan semangat belajar yang tinggi nampak jelas terpancar dari wajah para peserta upacara, yang menunjukkan bahwa generasi muda kita telah memahami arti penting pendidikan.

Acara ini pun berlangsung dengan khidmat dan sukses berkat kerja sama yang baik dari seluruh pihak yang terlibat. Sekolah Global Persada Mandiri Bekasi berharap bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional ini dapat memberikan inspirasi dan semangat bagi seluruh siswa untuk terus berjuang dan menggapai impian melalui pendidikan yang berkualitas.